Sahabat yang dicintai Allah kita semua
pasti menginginkan shalat yang khusyu tapi hal itu tidaklah mudah, sulitnya
memfokuskan dan menyatukan antara hati dengan pikiran kadang membuat kita
berpikir sudah benarkah shalat kita, sudah khusyukah, diterimakah dan segudang
pertanyaan lain didalam benak kita. Meski begitu kita tak perlu menyerah selama
kita mau belajar dan berusaha insha Allah ...
Nah berikut ini ada beberapa langkah yang
bisa kita coba dalam rangka menuju shalat yang khusyu, diantaranya adalah :
ü Ucapkan bacaan shalat dengan jelas dan
benar. Karena Allah dan para malaikat-Nya mendengarkan dan
memperhatikan bacaan shalat kita.
ü Ucapkan bacaan shalat dengan lembut.
Perlahan lahan dan usahakan dengan memelas. (sampai enak mendengar suara
sendiri) Kalau dilatih pasti bisa, karena mulut dan telinga adalah milik
sendiri..
ü Latihlah hati berbicara kepada Allah
dengan cara menterjemahkan bacaan shalat dengan bahasa
terjemahan dialog.. sehingga terasa Allah hadir (dekat) dengan hati kita.
ü Mengulang-ulang bacaan beserta maknanya
di dalam hati sampai bergetar dan menangis.
ü Curhat sesuai
dengan masalah yang dihadapi atau harapan-harapan yang ingin dikabulkan.
TERAPI SHALAT DARI SUDUT ROH
Kita
harus tahu apa maksud setiap pergerakaan dalam shalat yang kita dirikan
- BERDIRI TEGAK.
Berdiri
melambangkan peringatan akan dasyatnya saat berdiri dihadapan Allah swt dihari
kebangkitan ketika akan diminta pertanggung jawaban atas segala yang telah kita
lakukan sewaktu hidup didunia.
- TAKBIR.
Mengangkat
tangan merupakan isyarat dimana selamat tinggal dunia menyerah dan pasrah
kepada Allah yang maha besar..
ketika
melafazkan ''ALLAHUAKBAR'' disitulah terputusnya hubungan kita dengan
dunia..dan disaat itu kita hanya berhubungan degan Allah..membesarkan Allah..dan
mengagungkan nama Allah.
- MEMBACA AL-FATIHAH.
Al-fatihah
adalah kata kata munajat dengan Allah swt dengan Allah kita berbicara.
''Telah
berfirman Allah swt..Aku membagi shalat itu antara Aku dan hamba-Ku dan bagi hamba-Ku
apa yang dimintanya''.
begitu
mulianya diri kita karena menjadi sebutan Allah swt dan mendapat penghormatan
dari Allah bila kita membaca Al-fatihah.
- RUKUK
Rukuk
melambangkan kehinaan diri..dan mengakui kerendahan diri kepada Allah swt..jiwa
orang beriman senantiasa mengakui kebesaran Allah dalam shalatnya.
- IKTIDAL
Ketika
bangun dari rukuk untuk iktidal adalah mengharapkan supaya Allah swt mengasihi
kita, harapan tersebut kita nyatakan melalui ucapan kita waktu iktidal dan
thu'maninah.
- SUJUD
Sujud
adalah suatu tingkatan kedudukan dan kepasrahan paling mendalam dengan
membiarkan anggota tubuh paling mulia (wajah) itu menyentuh tanah/tempat yang
kita pijak menginsyafkan diri bahwa kita asalnya dari tanah dan melalui tanah
juga kita akan dikembalikan kepada Allah swt.
- DUDUK ANTARA DUA SUJUD
Maksudnya
kita bersimpuh kepada Allah swt yang maha pemurah dengan hanya satu tujuan
yaitu memohon ampunan memohon rahmat memohon hidayah dan rezeki kepada Allah ketika
itulah mengharapkan akan rahmat ampunan dari Allah swt.
- DUDUK TAHIYAT AKHIR
Duduk
dan membaca Tasyahud adalah mengakui segala kehormatan dan segala sesuatu yang
baik adalah milik Allah dan didalam tasyahud terdapat ucapan salam yaitu kepada
nabi dan disertai pula rahmat Allah dan berkah-Nya.
- MEMBERI SALAM
Memberi
salam adalah sebagai tanda selesainya bermunajat kepada Allah swt sebagai tanda
selesainya shalat kita. Tujukanlah ucapan salam kepada malaikat bersyukur
kepada Allah swt atas taufiq-Nya karena kita dapat menyelesaikan shalat kita..
Wallahu'alam
bissawab ....
----- Miaw Ganjen On Facebook -----
Sign up here with your email